Saat ini dunia sedang dilanda permasalahan besar, yakni adanya pandemi Covid-19. Salah satu negara yang terdampak adalah Indonesia. Pada tanggal 26 Juni 2020 kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 51.427. Adanya virus tersebut memberikan dampak negatif di berbagai sektor, salah satunya di sektor ekonomi. Contohnya, banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, banyak pedagang di pasar yang penghasilannya menurun dikarenakan pasar sepi pengunjung. Diberlakukannya new normal saat ini dapat sedikit memberikan angin segar kepada masyarakat karena dapat memulai beraktivitas seperti biasanya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Di masa pandemi Covid-19 ini, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) ikut berpartisipasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN teresebut dilakukan dari rumah masing-masing. Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa yang bernama Retno Azizah. Mahasiswa bimbingan Drs. Wahyudi M.Pd tersebut melakukan KKN di Dusun Kalongan 2 RT 01/RW 04, Dusun Kalongan 2, Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tersebut melakukan kegiatan KKN dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kegiatan KKN ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pencegahan Covid-19, terutama dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat” jelas Retno.

Gambar: Beberapa program KKN
Kegiatan KKN berlangsung mulai tanggal 15 Mei – 30 Juni 2020. Retno melakukan KKN dengan menyusun beberapa program. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pemasangan banner yang berisi cara pencegahan Covid-19 di pinggir jalan. Selain itu, kegiatan pemahaman kepada masyarakat juga disampaikan secara online melalui media sosial WhatsApp dan YouTube. Retno juga melakukan sosialisasi tentang pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun disertai pembagian sabun cuci tangan dan petunjuk mencuci tangan dengan baik dan benar secara door to door ke rumah warga. Warga yang dikunjungi merasa senang, salah satunya diungkapkan oleh Bu Wiwik yang sekaligus merupakan Bu RT di RT 01 yang mengatakan “Terima kasih mbak Retno sudah diberi sabun dan ada petunjuknya, saya jadi tahu langkah-langkah mencuci tangan yang benar”. Retno juga memasang banner yang berisi petunjuk mencuci tangan yang baik dan benar di tempat cuci tangan umum, dikarenakan sebelumnya di daerah tersebut belum terpasang petunjuk mencuci tangan yang baik dan benar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu memutus tali penyebaran Covid-19 dan dapat menjadikan masyarakat sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.