Bersama KKN UNS Ciptakan Dukuh Mandiri Pangan

(Karanganyar, 30 Juni 2020) Pandemi global COVID-19 memberikan dampak terhadap banyak aspek di Indonesia. Pemerintah telah berupaya menanggulangi penyebaran COVID-19 yang mencakup dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bidang kesehatan, ekonomi, sosial, dan lainnya. Di tengah situasi pandemi covid19, mahasiswa UNS hadir membantu masyarakat dalam menghadapi masa pandemi ini. Mahasiswa berkewajiban melaksanakan Tri Darma Pergguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian masyarakat. Mahasiswa UNS dalam melaksanakan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara individu di domisilinya masing-masing.

            Seorang mahasiswi bernama Sekti Nova Tuko Dwi Lestari (K6417066) dibimbing oleh Prof. Venty Suryanti, S.Si., Ph.D melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dukuh Gunungwatu Rt 03 dan Rt 04, Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Ia melaksanakan KKN pada bulan Mei hingga Juni dengan berbagai progam kerja antara lain sosialisasi mengenai covid19, edukasi mengenai cara pembuatan tempat cuci tangan, edukasi ketahanan pangan mandiri, dan pembentukan taman cerdas anak sebagai wadah membantu anak yang kesulitan belajar. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata dilakukan baik secara online maupun offline. salah satunya Progam yang berdampak besar bagi warga Dusun  Gunungwatu Rt 03 dan Rt 04 yaitu ketahanan pangan mandiri. Pada masa pandemi covid19 ini mengakibatkan masyarakat menghadapi berbagai permasalahan khususnya aspek ekonomi seperti kehilangan pekerjaan, menurunnya pendapatan, kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga dan lainnya. Begitupun juga dialami oleh masyarakat dusun Gunungwatu Rt 03 dan Rt 04. Oleh karena itu, Sekti berinisiatif untuk bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri.

Hal utama yang harus dipenuhi adalah kebutuhan pokok keluarga seperti pangan. Melihat keadaan di dusun Gunungwatu Rt 03 dan Rt 04 memiliki lahan pekarangan yang terbengkalai, sekti berinisiatif untuk memanfaatkan lahan tersebut ditanami sayuran. Sekti memberikan 1 plastik kecil yang berisi benih sayur kangkung dan benih sayur kacang panjang untuk ditanam, sehingga saat masa panen dapat dimasak sendiri. Selain itu, bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan pekarangan dapat memanfaatkan barang bekas sebagai pot. Pemberian benih sayur diimbangi dengan pemberian edukasi mengenai akan pentingnya ketahanan pangan mandiri bagi masyarakat. Masyarakat dusun Gunungwatu Rt 03 dan Rt 04 antusias dalam menanam sayur baik di polybag, barang bekas maupun langsung di lahan. Hingga akhir pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), benih sayur kangkung tumbuh sekitar 15 cm.